Senin, 24 April 2017

Dasar-dasar Action Script

 1.   Definisi Action Script
ActionScript adalah bahasa pemrograman yang dibuat berdasarkan ECMAScript, yang digunakan dalam pengembangan situs web dan perangkat lunak menggunakan platform Adobe Flash Player. ActionScript juga dipakai pada beberapa aplikasi basis data, seperti Alpha Five.

2.   Fungsi Action Script
Action script memeliki beberapa fungsi atau peran yang dapat membantu dalam merancang situs atau movie Flash, diantara nya:
a.   Membuat sistem navigasi situs
Hal ini berkaitan dengan bagaimana Action Script dapat mengatur user menjelajahi situs atau program yang telah dibuat. Dengan demikian animasi situs yang telah dibuat tidak hanya menjadi “film iklan” belaka, kecuali memang dinginkan seperti itu (dalam kasus film kartun menggunakan Flash).
b.   Menambahkan interaktivitas dengan user
Dengan action Script user dapat berinteraksi dengan setiap elemen di dalam movie Flash, baik itu tombol movie klip maupun teks.
c.   Membuat situs atau Program yang dinamis

3.   Jenis Jenis action script pada flash
1.   ActionScript pada frame
ActionScript pada frame adalah Actionscript yang diletakan pada frame, atau juga sering disebut FrameScript. FrameScript ini hanya bisa dilakukan pada keyframe atau blankkeyframe.untuk melihat frame yang telah diberikan script terdapat tanda berupahurup 'a' kecil yang menandakan keberadaan sebuah Script.

2.   ActionScript pada MovieClip
ActionScript yang diletakan pada MovieClip sering disebut MovieScript. yang harus diingat adalah untuk membuat movieScript tentunya harus ada MovieClip tempat kita meletakan ActionScript tersebut. MovieClip memiliki bahasa (syntax) sebagai berikut.
onClipEvent (event) { perintah }
Arti syntax movieScript diatas adalah:
  • Kata 'onClipEvent' menunjukan bahwa perintah ini ditujukan untuk MovieCliptempat diletakannya Script.
  • kata 'event' menunjukan event yang terjadi pada movieClip tersebut.sebenarnya Event di MovieClip ada 9 diantaranya :load, enterFrame, unload, Mouse up, Mouse Down,Key down, Key up, dan data.Namun diantara semua itu yang sering digunakan yaitu load dan enter Frame.
  • Kata 'perintah' menunjukan perintah yang dapat diberikan pada MovieClip.
3.   ActionScript pada Button
Hal yang perlu diingat yaitu ActionScript pada button tentunya harus ada Button tempat meletakanActionScript tersebut.

Sumber
http://waniperih.weebly.com/flash-dan-action-script.html
https://id.wikipedia.org/wiki/ActionScript

Pengantar Konsep GIMP

1.   Definisi GIMP
GIMP adalah alat pengolah gambar multi-platform, GIMP adalah singkatan dari GNU Image Manipulation Program. GIMP cocok untuk berbagai pekerjaan pengolahan gambar, termasuk perbaikan foto, penggabungan dan pembuatan gambar. GIMP memiliki berbagai kemampuan. Software ini dapat digunakan untuk program paint sederhana, program perbaikan foto berkualitas tinggi, sistem pemrosesan batch online, produksi massal render gambar, konverter format gambar dan sebutan dari GNU Image Manipulation Program atau yang lebih dikenal dengan sebutan GIMP adalah perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster. GIMP berjalan pada desktop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public License.

2.   Fitur – Fitur GIMP
Fitur – fitur yang dimiliki GIMP di antaranya:
  • Sebagai program untuk mewarnai.
  • Program penyunting foto berkualitas.
  • Sistem pengolah daring otomatis.
  • Penampil gambar (image renderer) dengan produksi massal.
  • Pengubahan / pengalihan format gambar.
  • dan masih banyak lagi.
Selain itu, GIMP juga menyediakan fasilitas ekspor/impor berkas Photoshop. Sehingga dapat menyunting berkas-berkas gambar yang sudah dibuat di Windows.

3.   Kegunaan GIMP

GIMP cocok untuk berbagai pekerjaan pengolahan gambar, termasuk perbaikan foto, penggabungan dan pembuatan gambar. GIMP memiliki berbagai kemampuan. Software ini dapat digunakan untuk program paint sederhana, program perbaikan foto berkualitas tinggi, sistem pemrosesan batch online, produksi massal render gambar, konverter format gambar dll)

Maksudnya multi-platform adalah bisa dijalankan di berbagai sistem operasi. Saat ini GIMP sudah bisa dijalankan di GNU/Linux, Apple MacOS-X, Microsoft Windows, OpenBSD, NetBSD, FreeBSD, Solaris, SunOS, AIX, HP-UX, Tru64, Digital UNIX, OSF/1, IRIX, OS/2 dan BeOS.

Sumber
https://lisanuzimakiers.wordpress.com/definisi-gimp/
https://faldoilyanda.wordpress.com/mengenal-gimp-inkscape/
http://muhamadaliyudin.blogspot.co.id/2016/03/apa-fungsi-aplikasi-gimp.html

Jumat, 21 April 2017

Determinants of job satisfaction in a lean environment

The purpose of this paper is to analyze the situational and dispositional determinants of job satisfaction in environments created by implementing employee-supportive lean.
The research uses a questionnaire to measure the determinants of job satisfaction (perceived job demands, perceived job autonomy, core self-evaluations), and job satisfaction. Afterwards, the paper proposes a conceptual framework and uses hierarchical multiple regression to test the relationships among perceived job demands, perceived job autonomy, core self-evaluations, and job satisfaction. Additionally, the study describes the implementation of employee-supportive lean in four small companies using an action research approach.
The findings reveal that perceived job demands has a negative impact on job satisfaction. In addition, we find that perceived job autonomy and core self-evaluations have a positive impact on job satisfaction. Finally, the results show that core self-evaluations buffer the impact of perceived job demands on job satisfaction.
The present research underscores the importance of work and personal characteristics for employees’ job satisfaction in an environment created by implementing employee-supportive lean.

Terjemahannya

Tujuan
    
Tujuan makalah ini adalah untuk menganalisis determinan situasional dan disposisi kepuasan kerja di lingkungan yang diciptakan dengan menerapkan lean yang mendukung pegawai.
  

Desain / metodologi / pendekatan
    
Penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur faktor-faktor penentu kepuasan kerja (perceived job demand, perceived job otonomy, core self-evaluation), dan kepuasan kerja. Setelah itu, makalah tersebut mengusulkan kerangka konseptual dan menggunakan regresi berganda hierarkis untuk menguji hubungan antara tuntutan pekerjaan yang dirasakan, otonomi pekerjaan yang dirasakan, evaluasi diri inti, dan kepuasan kerja. Selain itu, penelitian ini menggambarkan penerapan lean yang mendukung karyawan di empat perusahaan kecil yang menggunakan pendekatan penelitian tindakan.
    
 

Temuan
    
Temuan tersebut mengungkapkan bahwa tuntutan pekerjaan yang dirasakan memiliki dampak negatif terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kami menemukan bahwa otonomi pekerjaan yang dirasakan dan evaluasi diri inti memiliki dampak positif pada kepuasan kerja. Akhirnya, hasilnya menunjukkan bahwa evaluasi diri inti menyangga dampak dari tuntutan pekerjaan yang dirasakan terhadap kepuasan kerja.


Orisinalitas / nilai
    
Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya karakteristik kerja dan pribadi untuk kepuasan kerja karyawan di lingkungan yang diciptakan dengan menerapkan lean yang mendukung pegawai.


Kesimpulan
Kesimpulannya adalah tuntutan pekerjaan memiliki dampak negatif bagi kepuasan kerja, sedangkan otonomi pekerjaan yang dirasakan dan evaluasi diri memiliki dampak positif bagi kepuasan kerja. Hasil ini dapat di disimpulkan melalui kuesioner untuk mengukur faktor-fakot penentu kepuasan kerja.

SUMBER

Kamis, 13 April 2017

Inkscape

Definisi dan fungsi software Inkscape
 
Definisi Inkscape adalah perangkat lunak (Software) pengolah vector yang sifatnya open source (Gratis) dibawah lisensi GNU GPL (GNU General Public License)  dan tujuan utamanya menjadi perangkat pengolah grafik vector yang memenuhi standar XML, SVG dan CSS. Inkscape sama seperti software Corel Draw, Adobe Illustrator dan lainnya, berbedanya Inkscape dengan Software lainnya adalah penggunaan SVG (Scalable Vector Graphics) yang sekarang memenuhi standar XML W3C.

Fungsi Inkscape yaitu menjadi perangkat pengolah grafik vector yang memenuhi standar XML, SVG dan CSS. Prioritas utama proyek Inkscape adalah antarmuka konsistensi dan kegunaannya. Ini termasuk upaya untuk mengikuti pedoman GNOME antarmuka Manusia, aksesibilitas keyboard universal, dan kenyamannan di kanvas editing. Inkscape telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam kegunaan sejak proyek dimulai.

Bagian-bagian dari software Inkscape.

  • Status Bar
Status bar dapat  digunakan untuk melihat status dokumen Inkscape yang sedang di buat. Pada Status bar tercantum informasi-informasi seperti warna objek dan posisi objek bila dilihat pada ukuran di ruler. Status bar dapat juga di gunakan untuk zooming

  • Menu Bar
Menu bar berisi menu-menu untuk mengelola dokumen secara umum, seperti File → Save untuk menyimpan dokumen dan File → Print untuk mencetak dokumen.

  • Tool Bar
Berada di sebelah kanan. Dan berisi berbagai ikon tool yang berfungsi membuat dan memanipulasi objek di lembar kerja Inkscape.

  • Pallet
Palette berisi warna-warna yang dapat Anda gunakan untuk mewarnai objek. Bila Anda mengklik objek, kemudian mengklik warna yang Anda inginkan di Palette, maka warna objek tersebut akan berubah.

  • Koordinat dan zoom level
Ini berada setingkat dengan status bar, tapi di paling kanan. Fungsinya menunjukkan koordinat mouse dan menunjukkan tingkat zoom.

  • Control Bar
Ada di bawah menu bar, ini berisi perintah-perintah untuk mengedit dan memodifikasi objek, seperti perintah untuk menseleksi semua objek, perintah untuk memutar objek 90 derajat, dan perintah modifikasi objek lainnya.

  • Command Bar
Commands bar berisi ikon-ikon yang merupakan shortcut untuk perintah-perintah pokok seperti print, open, save, dan sebagainya.


Sumber :
http://inkstutor.blogspot.co.id/2014/01/apa-itu-inkscape.html
http://nrhnzfh.blogspot.co.id/2012/03/pengantar-inkscape.html
https://inkscape21.wordpress.com/2015/10/27/2/
http://rifananda98.blogspot.co.id/2015/10/bagian-bagian-inkscape.html

Selasa, 07 Maret 2017

Pengenalan Desain Grafis dan Animasi

1. Definisi Desain Grafis dan Animasi
Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup ( bergerak ), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di tevisi maupun dilayar lebar.
dengan kata lain kita menghidupan gambar dengan cara merangkainya secara teratur, sehingga gambar itu seakan-akan hidup...




seperti gambar diatas merupakan serangkaian gambar yang disusun secara teratur sehingga bisa dihidupkan.

Karya Seni identik dengan suatu yang unik. Oleh karenanya seorang seniman dalam melahirkan karyanya selalu mencari bentuk, bentuk baru. Untuk itu diperlukan sesuatu yang unik. Ini berarti sesuatu yang belum pernah atau mungkin jarang dipakai oleh seniman lain pada karya-karya sebelumnya.
Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi.Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.

Desain Grafis juga merupakan ilmu yang mempelajari tentang media untuk menyampaikan informasi, ide, konsep, ajakan dan sebagainya kepada khalayak dengan menggunakan bahasa visual. Baik itu berupa tulisan, foto, ilustrasi dan lain sebagainya. Desain grafis adalah solusi komunikasi yang menjembatani antara pemberi informasi dengan publik, baik secara perseorangan, kelompok, lembaga maupun masyarakat secara luas yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi visual.

Sebagaimana layaknya informasi yang disampaikan menggunakan bahasa lisan (suara) yang dapat disampaikan secara tegas, ceria, keras, lembut, penuh gurauan, formal, dan sebagainya dengan menggunakan gaya bahasa dan volume suara yang sesuai, Desain grafis juga dapat melakukan hal serupa. Kita dapat merasakan sendiri setelah membaca sebuah berita (tulisan), melihat foto atau ilustrasi, melihat permainan warna dan bentuk dari sebuah karya design yang berbentuk publikasi cetak, nuansa yang ditimbulkannya. Apakah informasi itu tegas, formal, bergurau, lembut, anggun, elegan dan sebagainya.

Kenapa kita dapat merasakan hal itu? Kenapa obyek publikasi itu bisa menimbulkan kesan dan pesan sesuai dengan yang ingin disampaikan hingga dimengerti oleh kita sebagai pembaca? Jawabannya adalah karena adanya unsur-unsur design dan prinsip-prinsip design yang ada dalam sebuah karya design tersebut, baik disadari maupun tidak disadari oleh pembuatnya.

Ada beberapa tokoh menyatakan pendapatnya tentang desain grafis :

Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai " aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri". Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi. 

Sedangkan Jessica Helfand dalam situs
http://www.aiga.com/ mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.

Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.

Menurut Michael Kroeger visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).

Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.
Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan

Kategori Desain Grafis
Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:

  1. Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
  2.  Web Desain: desain untuk halaman web.
  3.  Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
  4.  Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain professional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
  5.  Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.


Bidang Komunikasi Grafis
Komunikasi Grafis merupakan bidang profesi yang berkembang sangat pesat sejak Revolusi Industri (abad ke-19) disaat informasi melalui media cetak makin luas digunakan dalam perdagangan (iklan, kemasan), penerbitan (koran, buku, majalah) dan informasi seni budaya. Perkembangan bidang ini erat hubungannya dengan meningkatnya kesadaran akan manfaat yang dapat dipetik dari keakuratan penyampaian informasi pada masyarakat.

Perkembangan di atas juga dipacu oleh kesadaran yang makin tinggi pada efektivitas bahasa rupa (visual) dalam komunikasi masa kini. Bila pada awal munculnya mesin cetak abad ke-15 istilah bidang ini adalah“graphic arts” yang masih dikonotasikan dengan seni, maka abad ke-20 istilahnya menjadi “graphic communication” atau juga “visual communication”. Hal ini menggambarkan peranan komunikasi sebagai kunci profesi dalam bidang ini.

Saat ini peranan komunikasi yang diemban makin beragam: informasi umum (information graphics, signage), pendidikan (materi pelajaran dan ilmu pengetahuan, pelajaran interaktif pendidikan khusus), persuasi (periklanan, promosi, kampanye sosial) dan pemantapan identitas (logo, corporate identity, branding). Munculnya istilah “komunikasi visual” sebenarnya juga merupakan akibat dari makin meluasnya media yang dicakup dalam bidang komunikasi lewat bahasa rupa ini: percetakan / grafika, filem dan video, televisi, web design dan CD interaktif. 

Perkembangan itu telah membuat bidang ini menjadi kegiatan bisnis yang sekarang sangat marak melibatkan modal besar dan banyak tenaga kerja. Kecepatan perkembangannya pun berlomba dengan kesiapan tenaga penunjang pada profesi ini. Karena itu perlu disiapkan suatu standar yang dapat jadi acuan bagi tenaga kerja dalam profesi ini, baik dalam posisinya dalam jenjang ketenagakerjaan maupun dalam perencanaan pendidikan penunjangnya.
Standardisasi yang saat ini dibuat tak mungkin menahan laju perkembangan bidang Komunikasi Grafis. Tetapi dengan melihat apa yang telah terjadi baik di negeri orang maupun di negeri sendiri, diharapkan usaha membuat acuan dapat mengantisipasi cukup panjang menghadapi perkembangan bidang ini.

Komunikasi Grafis dan Komunikasi Visual

Tugas penyusunan kompetensi ini adalah pada bidang Komunikasi grafis, istilah yg diberikan oleh Dikmenjur setelah berkonsultasi dengan Ditjen Grafika. Kata Grafis sendiri mengandung dua pengertian:


  1.  Graphein (lt.= garis, marka) yang kemudian menjadi Graphic Arts atau Komunikasi Grafis,
  2.  Graphishe Vakken (bld=pekerjaan cetak) yang di Indonesia menjadi Grafika, diartikan sebagai percetakan.


Dalam pengertian ini Komunikasi Grafis adalah pekerjaan dalam bidang komunikasi visual yang berhubungan dengan grafika (cetakan) dan/atau pada bidang dua dimensi dan statis (tidak bergerak dan bukan time-based images).

Dasar terminologi perlu untuk menjelaskan beda antara Komunikasi Grafis dengan Komunikasi Visual.

Komunikasi visual merupakan payung dari berbagai kegiatan komunikasi yang menggunakan unsur rupa (visual) pada berbagai media: percetakan / grafika, luar ruang (marka grafis, papan reklame), televisi, film/video, internet dll, dua dimensi maupun tiga dimensi, baik yang statis maupun bergerak (time based).

Sedangkan Komunikasi Grafis merupakan bagian dari Komunikasi Visual dalam lingkup statis, dua dimensi, dan umumnya berhubungan dengan percetakan / grafika. Dalam lingkup terminologi ini standar kompetensi Komunikasi Grafis dibuat.

Bidang profesi Komunikasi Grafis meliputi kegiatan penunjang dalam kegiatan penerbitan (publishing house), media massa cetak koran dan majalah, periklanan (advertising), dan biro grafis (graphic house, graphic boutique, production house). Selain itu komunikasi grafis juga menjadi penunjang pada industri non-komunikasi (lembaga swasta / pemerintah, pariwisata, hotel, pabrik / manufaktur, usaha dagang) sebagai inhouse graphics di departemen promosi ataupun tenaga grafis pada departemen public relation perusahaan.

Pekerjaan Komunikasi Grafis meliputi olah gambar/images (gambar ilustrasi, fotografi), olah teks/tipografi (cipta dan susun huruf) dan penggabungan unsur teks dan images ke dalam rancangan/design yang siap dilaksanakan. Dalam kenyataan di lapangan, situasi kegiatan komunikasi grafis di Indonesia tak sepenuhnya seperti diagram umum di atas. Olah huruf / type design & typography yang di beberapa negara maju merupakan profesi khusus ( mendesain font / typeface, hand lettering, tipografi / olahan tata huruf ) di Indonesia tak berkembang menjadi bidang profesi tersendiri (pernyataan Bp. Danton Sihombing MFA pakar bidang huruf). Di Indonesia olah huruf pada era digital dikerjakan sendiri di komputer oleh desainer ataupun operator atas petunjuk desainer. Meski ada juga yang olah huruf khusus seperti hand lettering dan Kaligrafi tidak merupakan bidang.

spesialisasi profesi yang berkembang baik. Karena itu dalam standar kompetensi komunikasi grafis ini olah huruf/tipografi tak dibuat sebagai sub-bidang kompetensi tersendiri, tetapi menjadi subkompetensi untuk sub bidang desain grafis.

bidang Komunikasi Grafis dipilah menjadi 3 sub-bidang:

  1. Desain Grafis: merancang / menyusun bahan (huruf, gambar dan unsur grafis lain) menjadi informasi visual pada media (cetak) yang dimengerti publik.
  2. Ilustrasi: menampilkan informasi dengan ketrampilan gambar tangan dan penuangan daya imajinasi.
  3. Fotografi: menampilkan informasi dengan ketrampilan menangkap cahaya melalui kamera dankepiawaian memilih / mengolah hasil bidikan.
2. Definisi Pixel, Resolusi, Garis dan Kurva, Hue 
 - Pixel

Coba kalian zoom sebuah foto yang berasal dari sebuah kamera, kalian akan melihat sebuah kumpulan kotak - kotak kecil, dimana kotak - kotak tersebut adalah kumpulan sebuah units yang membentuk sebuah kambar. Kotak - kotak itulah yang disebut dengan pixel, setiap pixel memiliki 1 warna yan berdempetan dengan warna lain. Ilusi optik menyebabkan mata kita menangkap komposisi pixel-pixel itu sebagai suatu gambar utuh. Ketika kamu mengolah di suatu daerah gambar atau foto, sebenernya kamu lagi mengolah pixel dalam daerah tersebut.

- Resolusi
Resolusi adalah kerapatan pixel dalam sebuah gambar. Resolusi gambardiukur berdasarkan kerapatan pixel dalam 1 inch (pixels per inch / ppi atau dots per inch / dpi). Resolusi 1 ppi berarti ada satu inch persegi, begitu juga resolusi 300 ppi brarti ada 300 pixel per satu inch persegi. Intinya semakin besar resolusi sebuah gambar maka makin banyak sebuah pixel dalam gambar dan tampilan gambar akan semakin detail. nah setelah ini kalian pasti tahu, kenapa file yang berisi gambar-gambar atau image dengan resolusi tinggi mempunyai ukuran yang besar juga, karena pixel yang terkandung di dalamnya juga semakin rapat dan banyak.
resolusi_pixel1
resolusi_pixel
resolusi_pixel
Semakin di Zoom image diatas akan semakin terlihat pixelnya
Satuan Resolusi yang sering digunakan dalam desain
Resolusi diukur berdasarkan jumlah pixel per inch atau dot per inch. Dpi digunakan untuk menunjukkan jumlah pixel per inch dalam sebuah gambar digital. Kalo kamu melakukan scan pada sebuah gambar, biasanya ukuran yang dipakai adalah ppi (Pixel per inch). Sementara itu, dpi biasanya dipakai sebagai ukuran pada printer untuk menunjukkan jumlah titik yang harus dicetak per inch nya. Pada Photoshop, biasanya kamu bisa mengatur resolusi gambar dalam pixel per inch atau pixel per centimeter. Kebutuhan akan resolusi ini tergantung penggunaan dari gambar itu sendiri.
Resolusi berdasarkan kebutuhan sebuah desain :
untuk offset atau printing bisa menggunakan resolusi 300dpi.
untuk keperluan cetak outdoor atau indoor bisa menggunakan resolusi 100 - 150dpi.
untuk content atau benner website bisa menggunakan resolusi 72 dpi.

- Garis

Garis merupakan elemen dasar dalam seni rupa yang mengandung arti lebih dari sekedar goresan, karena garis dengan iramanya dapat menimbulkan suatu kesan simbolik pada pengamatnya. Peranan garis sangat penting dalam proses perwujudan bentuk, karena garis sangat menentukan kualitas ekspresi seorang seniman yang nampak pada sapuan-sapuan atau dalam pemberian aksentuasi tertentu pada objek penciptaannya. Ketika garis diberi struktur, seperti misalnya disusun melalui ritme, simetri, keseimbangan akan membentuk pola-pola tertentu sehingga garis sudah dapat berbicara sebagai media ekspresi. Sebagaimana yang dikatakan oleh Djelantik (2001: 20) bahwa: Garis-garis bisa disusun sedemikian sehingga menimbulkan ilusi pada pengamat, yakni “kesan buatan”. Membuat persepsi yang diterima sang pengamat lain dari pada yang sesungguhnya. Suatu teknik gambar yang dipakai sehari-hari yang disebut perspektif memberi ilusi jarak jauh dan dekat dengan mengarahkan garis-garisnya ke suatu titik jauh pada horison atau cakrawala sama dengan akhir pandangan mata.
Dalam hal ini garis memiliki kesan imajiner terhadap pengamatnya, sehingga garis sangat pundamental untuk menghadirkan ekspresi dalam suatu karya seni lukis, baik dalam proses penyusunan, perancangan bentuk realistik maupun imajiner sangat tergantung dari penguasaan garis. Hal tersebut dapat dilakukan dengan penguasaan terhadap sifat-sifat garis sesuai dengan iramanya seperti garis lurus memberikan perasaan yang berbeda dengan garis melengkung, yang lurus memberi kesan kaku dan yang melengkung memberi kesan luwes dan lemah lembut. Di samping itu kesan garis juga sangat tergantung dari ukuran, tebal tipisnya (volumenya). Garis yang menjadi bahasa pokok dalam berekspresi, menurut Blake, yang diungkap kembali oleh Read (dalam Soedarso Sp., 2000 : 20) bahwa pedoman yang penting dan ampuh bagi seni, juga buat kehidupan ini, adalah makin nyata, tajam, dan kuat garis batasnya, makin sempurna karya seni, dan kekurangjelasan serta kekurangtajaman pada garis besarnya merupakan bukti dari lemahnya imajinasi, peniruan, dan kecerobohan.  

- Kurva
Suatu objek geometri yang merupakan satu-dimensi dan kontinyu.


 
- Hue
Hue adalah apa yang biasanya kita sebut sebagai ‘warna’ dalam bahasa sehari-hari. Untuk pelukis, istilah ‘hue’ berarti kombinasi dari warna-warna dasar; dengan kata lain, merah, hijau, biru atau kuning (RGB). Sementara fotografer biasanya membayangkan hue sebagai satu warna tertentu. 

 
3. Contoh Software Untuk Membuat Desain Grafis dan Animasi
1. Autodesk Maya


Pilihan Editor | Software Animasi 3D Terbaik
Autodesk Maya merpuakan aplikasi animasi 3D, pemodelan, simulasi, rendering, dan compositing menawarkan set fitur kreatif yang komprehensif pada platform produksi yang sangat extensible. Maya memberikan karakter high-end dan berbagai set tool efek bersama dengan peningkatan produktivitas untuk pemodelan, texturing, dan penciptaan shader.

2. Blender




Pilihan Editor | Software Animasi 3D Gratis Terbaik
Blender merupakan salah satu software terbaik untuk membuat animasi, khususnya untuk membuat grafik 3D. Aplikasi ini dapat digunakan mulai dari pembuatan objek 3D, pembuatan animasi 3D sampai pembuatan Game 3D. Blender didukung dengan komunitas yang besar, sehingga akan mempermudah kita, pemula sekalipun untuk memepelajarinya. Dikarenakan banyaknya tutorial yang tersebar di dunia maya.

3. Autodesk 3ds Max



3ds Max ® merupakan aplikasi modeling 3D. Menyediakan model yang komprehensif, animasi, simulasi, dan rendering untuk game, film, dan seniman animasi. 3ds Max memberikan alat-alat baru yang efisien, kinerja cepat, dan alur kerja yang efisien untuk membantu meningkatkan produktivitas secara keseluruhan untuk bekerja dengan kompleks. Software pembuat Animasi 3D berkualitas tinggi.

4. Autodesk Softimage



Autodesk Softimage merupakan aplikasi grafis komputer berkinerja tinggi yang dimiliki oleh Autodesk. Aplikasi ini berfungsi untuk memproduksi grafis 3D, pemodelan 3D, dan animasi komputer. Software ini terutama digunakan dalam pembuatan film video game, dan iklan industri untuk menciptakan karakter, benda, dan lingkungan.

5. CINEMA 4D



CINEMA 4D Studio merupakan aplikasi terbaik yang Maxon tawarkan bagi para seniman 3D profesional. Jika Anda ingin membuat grafis 3D berteknologi maju, tapi membutuhkan uluran tangan untuk memastikan Anda membuat rahang-menjatuhkan grafis dengan cepat dan mudah, maka ini adalah pilihan untuk Anda.

6. Houdini



Houdini merupakan aplikasi high-end untuk 3D animasi yang dikembangkan oleh Side Effects Software of Toronto. Side Effects Software diadaptasi Houdini dari prisma suite generasi prosedural perangkat lunak. Perhatian eksklusif ke generasi prosedural membedakannya dari perangkat lunak komputer grafis 3D lainnya.

7. LightWave



Lightwave 3D merupakan perangkat lunak komputer grafis 3D yang dikembangkan oleh NewTek. Telah digunakan dalam film, televisi, grafis animasi, lukisan matte digital, efek visual, pengembangan video game, desain produk, visualisasi arsitektur, produksi virtual, video musik, pra-visualisasi dan iklan.

8. Modo



MODO membawa Anda ke generasi 3D modeling masa depan, animasi, memahat, efek dan rendering dalam paket terintegrasi yang kuat. Sebuah solusi end-to-end memberikan tenaga kuda baku, teknologi halus dan alur kerja yang kuat, MODO adalah pilihan kreatif pilihan seniman dan desainer di seluruh dunia - dari penggemar rumahan, hingga untuk studio Hollywood.
 
Sumber :  
http://3ka01-mygraphics.blogspot.co.id/2010/10/pengertian-animasi.html
http://www.dumetschool.com/blog/Mengenal_Perbedaan_Resolusi_dan_Pixel_dalam_sebuah_Desain
http://tittiduit.blogspot.co.id/2012/02/animasi-flash.html
http://fotonela.com/1065/memahami-hue-saturation-dan-lightness/
http://www.isi-dps.ac.id/berita/pengertian-garis-dan-bentuk/ 
https://id.wikipedia.org/wiki/Kurva 

http://tekno.10terbaik.com/2014/04/7-software-animasi-3d-terbaik.html

Minggu, 13 November 2016

Garis

Nama : M. Rian Santoso
Kelas : 3KA32
NPM : 16114811

Logika Program : Klik Disini

Program yang dibuat : Klik Disini

Rabu, 02 November 2016

Heuristic Search

1.1. Pencarian Heuristik
Heuristic search adalah suatu istilah yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti menemukan/menyingkap. Heuristik adalah suatu perbuatan yang membantu kita menemukan jalan dalam pohon pelacakan yang menuntut kita kepada suatu solusi masalah. Heuristik dapat diartikan juga sebagai suatu kaidah yang merupakan metoda/prosedur yang didasarkan kepada pengalaman dan praktek, syarat, trik atau bantuan lainnya yang membantu mempersempit dan memfokuskan proses pelacakan kepada suatu tujuan tertentu.
George Poyla (dalam Kristanto. A, 2003) mendefinisikan heuristik sebagai ”studi tentang sebuah metode dan aturan discovery serta invention” dalam pencarian state space, heuristik didefinisikan sebagai aturan untuk memilih cabang-cabang dalam ruang keadaan yang paling tepat untuk mencapai solusi permasalahan yang dapat diterima .
Pemecahan masalah AI menggunakan heuristik dalam dua situasi dasar (Setiawan. S, 1993), yaitu :
1.    Permasalahan yang mungkin tidak mempunyai solusi yang pasti disebabkan oleh ambiguitas (keraguan/ketidakpastian) mendasar dalam pernyataan permasalahan atau data yang tersedia, contohnya diagnosa kedokteran.
2.    Permasalahan yang boleh jadi memiliki solusi pasti, tetapi biaya komputasinya untuk mendapatkan solusi tersebut mungkin sangat tinggi. Dalam banyak problema (misalnya saja catur), pertumbuhan state space adalah secara kombinatorial eksplosif dengan bayak state yang mungkin meningkat secara eksponensial atau faktorial dengan kedalaman pencarian. Dalam hal ini, exhaustive, yakni teknik pencarian brute force seperti pencarian mendalam pertama dan pencarian meluas pertama mungkin gagal menemukan solusi sehingga heuristik akan menangani kerumitan permasalahan ini dengan panduan pencarian pada sepanjang lintasan yang memeberi harapan melewati state. Dengan mengeliminasi state yang tidak memberi harapan dan turunannya dari ruang tersebut maka algoritma heuristik dapat mengalahkan ledakan kombinatorial dan menemukan penyelesaian yang dapat diterima.

Pencarian terbimbing (heuristic search) dibutuhkan karena pencarian buta (blind search) tidak selalu dapat diterapkan dengan baik, hal ini disebabkan waktu aksesnya yang cukup lama serta besarnya memori yang diperlukan. Dalam pencarian ruang keadaan, heuristik dinyatakan sebagai aturan untuk melakukan pemilihan cabang-cabang dalam ruang keadaan yang paling tepat untuk mencapai solusi permasalahan yang dapat diterima.
Heuristik dapat digunakan pada beberapa kondisi berikut ini (Siswanto, 2010):
1.      Mengatasi combinatorial explosion.
Ada masalah yang kemungkinan arah penyelesaiannya berkembang pesat (bersifat faktorial) sehingga menimbulkan combinatorial explosion. Heuristik merupakan cara untuk menentukan kemungkinan arah penyelesaian masalah secara efisien.
2.      Solusi paling optimal mungkin tidak diperlukan.
Dalam suatu keadaan, mungkin lebih baik mendapatkan solusi yang mendekati optimal dalam waktu yang singkat daripada solusi yang paling optimal dalam waktu yang lama.
3.      Pada umumnya hasilnya cukup baik.
Sekalipun tidak optimal, tetapi biasanya mendekati optimal.  Membantu pemahaman bagi orang yang menyelesaikan persoalan.
4.      Banyak alternatif heuristik yang dapat diterapkan dalam suatu percobaan. Orang yang menyelesaikan persoalan tersebut akan lebih mengerti persoalannya jika mencoba heuristik yang diterapkannya.

Salah satu contoh dari heuristik yang baik untuk tujuan umum yang berguna untuk beragam kombinasi permasalahan adalah the nearest neighbour heuristic, yang bekerja dengan cara menyeleksi alternatif yang paling tinggi secara lokal pada setiap langkahnya. Untuk permasalahan perjalanan salesman, prosedur-prosedur yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
1.      Memilih sebuah kota awal (starting cities)
2.      Melihat kota berikutnya, kemudian melihat semua kota yang belum dikunjungi dan memilih salah satu kota yang paling dekat dengan kota yang dipilih pada saat itu.
3.      Ulangi langkah 2 sampai semua kota dikunjungi.
Sebuah fungsi heuristik mengevaluasi keadaan permasalahan tersendiri dan menentukan bagaimana diperlukan fungsi ini dalam memecahkan suatu permasalahan. Sebuah fungsi heuristik adalah sebuah fungsi yang memetakan keadaan permasalahan, yang mendeskripsikan daya tarik dan digambarkan dalam sebuah angka (Pearl, 1984).
Fungsi heuristik yang dirancang dengan baik dapat berperan dalam sebuah bagian yang penting untuk memandu secara efisien proses pencarian menuju ke sebuah solusi. Tabel 2.1 menunjukkan beberapa fungsi heuristik sederhana untuk beberapa permasalahan.
Kadang kala sebuah nilai tinggi dari fungsi heuristik mengindikasikan sebuah posisi yang baik secara relatif (terlihat pada catur dan tic tac toe), di lain waktu sebuah nilai rendah mengindikasikan sebuah situasi yang menguntungkan (terlihat pada perjalanan salesman). Program yang menggunakan nilai (value) dari fungsi dapat mengusahakan minimal atau maksimal secara tepat.
Tujuan dari sebuah fungsi heuristik adalah untuk memandu proses pencarian tujuan yang menguntungkan dengan menganjurkan jalur yang mana yang diikuti pertama kali ketika tersedia lebih dari satu tujuan. Setelah proses berlangsung, akan bisa dihitung sebuah fungsi heuristik yang sempurna dengan cara melakukan sebuah pencarian yang lengkap dari simpul dalam pertanyaan dan menentukan apakah fungsi ini menuju ke sebuah solusi yang baik.
Sayangnya, seperti semua kaidah penemuan lainnya, heuristik juga dapat salah. Heuristik hanyalah panduan informasi untuk menebak langkah berikutnya yang harus diambil dalam menyelesaikan suatu permasalahan, dan sering dilakukan berdasarkan eksperimen/percobaan atau secara intuisi. Oleh karena menggunakan informasi yang terbatas, heuristik jarang dapat memprediksi tingkah laku yang eksak dari ruang keadaan saat dilakukan pencarian. Heuristik dapat membimbing algoritma pencarian untuk mendapatkan solusi suboptimal atau gagal menemukan solusi apapun, karena tidak ada solusi yang dapat menuju keadaan akhir.
Heuristik dan perancangan algoritma untuk mengimplementasikan pencarian heuristik telah menjadi inti permasalahan penelitian AI. Game playing dan pemecahan teorema (theorem solving) adalah dua aplikasi paling tua dari AI, kedua-duanya memerlukan heuristik untuk memangkas ruang dari solusi yang mungkin.

1). PEMBANGKITAN dan PENGUJIAN (Generate and Test)
  • Metode ini merupakan penggabungan antara depth-first search dengan pelacakan mundur (backtracking), yaitu bergerak ke belakang menuju pada suatu keadaan awal.
  • Algoritma :
  • 1. Bangkitkan suatu kemungkinan solusi (membangkitkan suatu tititk tertentu atau lintasan tertentu dari keadaan awal).
    2. Uji untuk melihat apakah node tersebut benar-benar merupakan solusinya dengan cara membandingkan node terebut atau node akhir dari suatu lintasan yang  dipilih dengan kumpulan tujuan yang diharapkan.
    3. Jika solusi ditemukan, keluar. Jika tidak, ulangi kembali langkah pertama.
  • Contoh : “Travelling Salesman Problem (TSP)”
  • *) Seorang salesman ingin mengunjungi n kota. Jarak antara tiap-tiap kota sudah diketahui. Kita ingin mengetahui ruter terpendek dimana setaip kota hanya  boleh dikkunjungi tepat 1 kali. Misalkan ada 4 kota  dengan jarak antara tiap-tiap kota seperti berikut ini :
    Teknik Pencarian Heuristik (Heuristic Search)
    Alur pencarian dengan Generate and Test
    Pencarian ke-
    Lintasan
    Panjang Lintasan
    Lintasan terpilih
    Panjang Lintasan terpilih
    1
    ABCD
    19
    ABCD
    19
    2
    ABDC
    18
    ABDC
    18
    3
    ACBD
    12
    ACBD
    12
    4
    ACDB
    13
    ACBD
    12
    5
    ADBC
    16
    ACBD
    12
    Dst…..




2) PENDAKIAN BUKIT (Hill Climbing)
  • Metode ini hampir sama dengan metode pembangkitan dan pengujian, hanya saja proses pengujian dilakukan dengan menggunakan fungsi heuristic. Pembangkitan keadaan berikutnya tergantung pada feedback dari prosedur pengetesan. Tes yang berupa fungsi heuristic ini akan menunjukkan seberapa baiknya nilai terkaan yang diambil terhadap keadaan-keadaan lainnyayang mungkin.
  • Algoritma:
  • 1. Cari operator yang belum pernah digunakan; gunakan operator ini untuk mendapatkan keadaan yang baru.
    a) Kerjakan langkah-langkah berikut sampai solusinya ditemukan atau sampai tidak ada operator baru yang akan diaplikasikan pada keadaan sekarang : Cari operator yang belum digunakan; gunakan operator ini untuk mendapatkan keadaan yang baru.
    b) Evaluasi keadaan baru tersebut : – Jika keadaan baru merupakan tujuan, keluar – Jika bukan tujuan, namun nilainya lebih baik daripada keadaan sekarang, maka jadikan keadaan baru tersebut menjadi keadaan sekarang. – Jika keadaan baru tidak lebih baik daripada keadaan sekarang, maka lanjutkan iterasi.
  • Contoh: TSP dengan Simple Hill Climbing Disini ruang keadaan berisi semua kemungkinan lintasan yang mungkin. Operator digunakan untuk menukar posisi kota-kota yang bersebelahan. Apabila ada n kota, dan kita ingin mencari kombinasi lintasan dengan menukar posisi urutan 2 kota, maka kita akan mendapatkan sebanyak n!/2!(n-2)
Sumber : http://shabri-prayogi.blogspot.co.id/2013/08/teknik-pencarian-heuristik-heuristic.html